..Ayah..aku sudah mandi.. “ yah ...PR aq sudah selesai,” yah aku boleh ikut ya...sekarang aq boleh main ya...‘”kalo pulang belikan aku es krim ya rasa coklat ya..
Jika anda seorang ayah, apa respon anda ?
Apakah sikap kita anda semanis senyum mereka? Apakah
jawaban kita sebesar harapan mereka ?
atau mungkin anda cuman diam tanpa respon
sedikitpun....
Ingatlah bahwa sesungguhnya anak-anak anda itu memerlukan senyum gagah anda
Mereka juga membutuhkan belaian sayang ayah.. butuh dekapan mesra ayah..
Tahu kah anda bahwa tutur kata manis anda amat berarti bagi hatinya.
Oleh-oleh yang kita hadiahkan begitu bermakna bagi jiwa mereka... Ketika kita
mengajak mereka bepergian
rasa bangga memenuhi ruang-ruang kalbunya...Tapi pernahkah seorang ayah menyadari hal itu?
rasa bangga memenuhi ruang-ruang kalbunya...Tapi pernahkah seorang ayah menyadari hal itu?
Bagi anak-anak, ayah adalah pahlawan. Menurut mereka anda adalah sosok gagah
yang menentramkan hati mereka. Buah hati anda itu amat bangga terhadap
keperkasaan anda. Mereka begitu mendamba perhatian dan kehadiran kita. Namun
mereka tak pandai merangkai kata tuk mengungkap cinta. Mereka juga tidak
mengerti cara membisikkan rasa rindunya.
Mereka mencintai anda para ayah dengan bahasa yang sering tak mampu anda mengerti... Mereka menyayangi anda dengan gaya yang sering tak bisa anda pahami. Karena ituanda sering tak menyadari bahwa ada makhluk-makhluk kecil yang begitu mencintai dan membutuhkan anda, tapi yang
justru yang anda lakukan hanyalah diam, memberi respon yang biasa saja, bahkan
kadang wajah anda murung dan mersa terusik, padahal wajah-wajah kecil itu hanya
membutuhkan senyuman anda.. pernahkah anda sebagai seorang ayah menyadari hal
itu...
©
Saat mereka mendekat,anda sering merasa terusik..
©
Saat mereka mengajak bicara, anda sering merasa terganggu..
©
Saat mereka bertanya, sering hati anda merasa tak nyaman...
©
Saat mereka menangis bak suara petir bagi telinga anda..
©
Saat mereka berteriak bak angin kencang yang menerjang jiwa anda...
Ayah.. anda tidak menyadari bahwa seperti itulah cara anak-anak mencintaimu.
Begitulah cara mereka menyayangi anda. Dengan cara seperti itulah mereka ingin
menyampaikan bahwa mereka amat membutuhkan anda. Hanya cara seperti itulah yang mereka
mengerti untuk menyentuh cinta anda...
Apakah anda telah mampu menjadi ayah yang indah untuk anak-anak anda. Saat mereka menangis anda malah membentaknya. Ketika mereka bertanya anda tidak menggubrisnya. Waktu mereka belajar, anda tidak ada di sisi mereka. Mereka sakit tanpa ada anda di sisinya. Mereka sedih tanpa ada yang menghiburnya. Mereka jarang anda belai. Mereka jarang kita cium.
Apakah anda telah mampu menjadi ayah yang indah untuk anak-anak anda. Saat mereka menangis anda malah membentaknya. Ketika mereka bertanya anda tidak menggubrisnya. Waktu mereka belajar, anda tidak ada di sisi mereka. Mereka sakit tanpa ada anda di sisinya. Mereka sedih tanpa ada yang menghiburnya. Mereka jarang anda belai. Mereka jarang kita cium.
Karena Pekerjaan andakah.. yang membuat anda tak pernah menyadari bahwa ada wajah-wajag kecil yang menanti-nanti kedatangan anda hingga tertidur di depan
pintu..
Wahai para ayah..sudah tiba saatnya bagi anda para ayah untuk mengerti
bahasa cinta anak-anak anda. Anda harus memahami gaya mereka dalam mencintai anda. Dengan demikian anda bisa menjadi seperti yang mereka pinta. Anda mesti berupaya menjadi seperti yang mereka harapkan. Anda harus menjadi
pendengar yang menyenangkan saat mereka berbicara. Jika mereka mendekati anda sehasta..anda mendekati mereka sedepa.. Sewaktu mereka menangis, anda akan mendekapnya dengan penuh cinta. Jangan pernah pernah malu dan lelah tuk berbisik mesra, ”Nak, ayah sangat mencintaimu,”
pendengar yang menyenangkan saat mereka berbicara. Jika mereka mendekati anda sehasta..anda mendekati mereka sedepa.. Sewaktu mereka menangis, anda akan mendekapnya dengan penuh cinta. Jangan pernah pernah malu dan lelah tuk berbisik mesra, ”Nak, ayah sangat mencintaimu,”
....Sadarilah ayah seorang anak jauh lebih membutuhkan senyuman kecil dari anda daripada setumpuk barang mewah .....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar