Selasa, 20 Mei 2014

Jangan atau Tidak



Ketika buah hati anda ingin melakukan sesuatu yang kurang baik atau justru berbahaya, sudah sepatutnya Bunda melarang si kecil, biasanya dengan menggunakan kata tidak atau jangan. Tapi tahukah bunda terlalu sering mengeluarkan kata tidak atau jangan pada anak pun bisa mempengaruhi  perkembangannya.

Adapun tips yang bisa dilakukan bunda untuk melarang sikecil tanpa menggunakan kata  “tidak” atau “jangan”

1. Berikan alasan
Gunakan kalimat  bunda tahu kamu menyukainya, tapi..." dengan begitu, Anda bisa memberi alasan pada anak mengapa ia tidak boleh melakukan hal itu. Dengan begini, anak bisa mengerti apa hal yang tidak tepat yang suah ia lakukan. Selain itu, anak juga bisa menasihati temannya ketika si teman melakukan hal yang serupa.

2. Pakai isyarat berhenti
Untuk berkomunikasi tak harus secara verbal bukan? begitu juga ketika melarang anak selain menggunakan kata jangan atau tidak dengan intonasi yang lebih tinggi pastinya, Anda bisa menggunakan isyarat. Cara ini membantu Anda untuk melarang anak menghentikan aksinya saat berada di tempat yang Anda tak bisa menegurnya langsung, seperti saat berada di tempat ibadah.

3. Cari larangan pengganti yang kreatif
Akan lebih baik saat melarang buah hati Anda menggunakan kalimat yang kreatif, bukan kalimat langsung dan jelas berupa tidak atau jangan. Anda bisa saja memilih kalimat 'itu kotor  sayang dan nanti bisa membuatmu sakit', ini buka'n untuk anak-anak lho..Kalimat seperti itu membuat anak lebih nyaman ketika dilarang tanpa ia harus mendengar kata tidak atau jangan secara langsung.

4. Alihkan perhatiannya
Salah satu cara terbaik untuk mengatakan tidak pada anak yakni dengan mencoba mengalihkan perhatiannya pada sesuatu yang lebih menarik. Anak, khususnya balita memiliki memori jangka pendek sehingga mereka akan melupakan permintaan mereka sebelumnya setelah melakukan aktivitas lain.

5. Jangan terlalu sering melarangnya
Hindari mengatakan tidak atau jangan terlalu sering. Jika memang apa yang ia lakukan tak terlalu bermasalah, tanggapilah anak dengan respons yang positif. Langkah ini membantu mereka memahami bahwa apa yang dilarang oleh bunda adalah sesuatu yang benar-benar berbahaya dan merugikan baginya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar